Lewati ke konten
DIGDAYA

Tentang kami

Program pendidikan vokasi independen untuk digitalisasi desa dan daerah

DIGDAYA singkatan dari Digitalisasi Desa & Daerah Berkarya. Perguruan Tinggi berperan sebagai mitra penyelenggara jalur pendidikan formal, lembaga pelatihan dan Lembaga Sertifikasi Profesi sebagai mitra pelaksana pelatihan dan sertikfikai, dan model yang sama dapat dijalankan di banyak daerah.

Mengapa ada

Percepatan digitalisasi daerah butuh kesiapan tenaga pengelolanya

Posisi kami

Yang kami kerjakan

DIGDAYA menyusun programnya sendiri, lalu menjalankannya bersama mitra. Rantainya tiga lapis: mitra memasok kemampuan penyelenggaraan, DIGDAYA menyusun dan menjamin mutunya, dan instansi pengguna menyelenggarakan program itu bagi pegawainya atau warganya. Instansi berhubungan langsung dengan DIGDAYA, sehingga penanggung jawab mutunya jelas dan tidak berpindah-pindah.

Kurikulum vokasi berbasis kompetensi

Disusun dengan pendekatan Outcome-Based Education, dipetakan ke unit SKKNI dan skema sertifikasi BNSP. Inilah kekayaan intelektual inti DIGDAYA.

Platform pendidikan (LMS)

Perangkat untuk menjalankan kurikulum tersebut: kelas, materi, asesmen, pelacakan capaian, sertifikat. Multi-tenant, tiap mitra memegang datanya sendiri.

Siapa saja yang terlibat

Empat peran dalam satu jaringan

Cara kami bekerja

Prinsip yang dipegang

Prinsip ini yang membedakan program vokasi yang berdampak dari sekadar pelatihan yang berakhir di sertifikat kehadiran.

  • Berbasis bukti: setiap angka dan rujukan peraturan ditelusuri ke naskah aslinya sebelum dituliskan.
  • Menghasilkan produk nyata: karya peserta diserahterimakan resmi kepada penerima manfaat.
  • Dirancang untuk direplikasi sejak arsitekturnya, sehingga model yang sama dapat dijalankan di daerah lain.
  • Mutu dijaga lewat OBE, sertifikasi BNSP, dan penyelarasan dengan regulasi terbaru.

Hubungi

Bicarakan kemungkinannya

Untuk penjajakan kemitraan, permintaan pemaparan program, atau pertanyaan seputar kurikulum dan platform.