Tentang kami
Program pendidikan vokasi independen untuk digitalisasi desa dan daerah
DIGDAYA singkatan dari Digitalisasi Desa & Daerah Berkarya. Perguruan Tinggi berperan sebagai mitra penyelenggara jalur pendidikan formal, lembaga pelatihan dan Lembaga Sertifikasi Profesi sebagai mitra pelaksana pelatihan dan sertikfikai, dan model yang sama dapat dijalankan di banyak daerah.
Mengapa ada
Percepatan digitalisasi daerah butuh kesiapan tenaga pengelolanya
Kematangan SDM Pengelola TI & Digital
Manajemen sumber daya manusia adalah bagian wajib Manajemen SPBE, dan kematangannya kini menjadi indikator tersendiri pada Indeks Pemerintah Digital, dan daerah dituntut memastikan sendiri ketersediaan serta kompetensinya.
ermenPANRB 8/2026; Perpres 95/2018 Pasal 46 dan Pasal 51
Tanggung jawab data tetap pada instansi
Badan publik berkedudukan sebagai pengendali data pribadi dan wajib bertanggung jawab atas pemrosesannya, sekalipun pengolahnya pihak lain.
UU 27/2022 Pasal 1 dan Pasal 47
Jalur karier TI
Jabatan fungsional Pranata Komputer berkedudukan di instansi pusat maupun daerah, dan kategori keterampilannya mensyaratkan diploma tiga bidang teknologi informasi.
PermenPANRB 32/2020
Posisi kami
Yang kami kerjakan
DIGDAYA menyusun programnya sendiri, lalu menjalankannya bersama mitra. Rantainya tiga lapis: mitra memasok kemampuan penyelenggaraan, DIGDAYA menyusun dan menjamin mutunya, dan instansi pengguna menyelenggarakan program itu bagi pegawainya atau warganya. Instansi berhubungan langsung dengan DIGDAYA, sehingga penanggung jawab mutunya jelas dan tidak berpindah-pindah.
Kurikulum vokasi berbasis kompetensi
Disusun dengan pendekatan Outcome-Based Education, dipetakan ke unit SKKNI dan skema sertifikasi BNSP. Inilah kekayaan intelektual inti DIGDAYA.
Platform pendidikan (LMS)
Perangkat untuk menjalankan kurikulum tersebut: kelas, materi, asesmen, pelacakan capaian, sertifikat. Multi-tenant, tiap mitra memegang datanya sendiri.
Siapa saja yang terlibat
Empat peran dalam satu jaringan
Perguruan Tinggi mitra
Menyelenggarakan pendidikan dan mendampingi peserta di daerahnya.
SelengkapnyaLembaga pelatihan mitra
Melaksanakan kelas pelatihan dengan kurikulum DIGDAYA, mengikuti kurikulum dan perangkat asesmennya.
SelengkapnyaInstansi pengguna
OPD, pemerintah desa, dan instansi lain yang menyelenggarakan program bagi pegawainya atau warganya. Pengguna program, bukan mitra.
SelengkapnyaPeserta
Putra-putri daerah, aparatur desa dan OPD, serta masyarakat umum.
SelengkapnyaLembaga Sertifikasi Profesi
Menguji dan menerbitkan sertifikat kompetensi peserta, di bawah lisensi BNSP.
Selengkapnya
Cara kami bekerja
Prinsip yang dipegang
Prinsip ini yang membedakan program vokasi yang berdampak dari sekadar pelatihan yang berakhir di sertifikat kehadiran.
- Berbasis bukti: setiap angka dan rujukan peraturan ditelusuri ke naskah aslinya sebelum dituliskan.
- Menghasilkan produk nyata: karya peserta diserahterimakan resmi kepada penerima manfaat.
- Dirancang untuk direplikasi sejak arsitekturnya, sehingga model yang sama dapat dijalankan di daerah lain.
- Mutu dijaga lewat OBE, sertifikasi BNSP, dan penyelarasan dengan regulasi terbaru.
Hubungi
Bicarakan kemungkinannya
Untuk penjajakan kemitraan, permintaan pemaparan program, atau pertanyaan seputar kurikulum dan platform.